Selasa, 09 Desember 2014

Motherhood

Ternyata saya belum merilis tulisan ini, sepertinya dari 2-3 tahun lalu pas adek uma belum lahir. Alhamdulillah saya bersyukur memutuskan menjadi ibu rumah tangga dan menemani anak-anak saya, sungguh sangat bersyukur atas semua karunia dan rezeki yg selalu dilimpahkan Allah SWT untuk keluarga kecil kami 😊

------------------------------------------------------------------

Sehari kemarin saya bolos kerja karena si unyil sakit. Dari situ saya berpikir saya ingin selalu ada buat dia dikala sakit. Bisa jadi karena saya terlalu cengeng, tapi apalah arti semua nikmat dunia jika orang yg kita sayangi terbaring lemah dan tidak menikmati apa yg kita nikmati.

Saya terlahir dari seorang working mom, ibu saya seorang abdi negara yg bekerja dari pagi hingga sore. Beliau tidak pernah meninggalkan rumah dengan keadaan meja makan kosong. Selalu saja penuh disaat anak-anaknya bangun tidur langsung menyerbu meja makan hanya utk minum teh, bahkan disaat saya SMP dimana saya harus berangkat jam 05.30 demi mengejar bis kota ibu selalu siap dgn masakannya yg lezat. Tidak pernah saya melewatkan sarapan, makan siang, atau makan malam tanpa masakan ibu (kecuali pengen jajan diluar). Bahkan dari kecil sampai kuliah saya sering bawa bekal makan siang dan air minum dari rumah. Beliau selalu dgn sigap bangun jam 03.00 dini hari utk beres2 rumah dan memasak. Ah ibu saya memang yg terbaik...

Ada kala disaat saya duduk di bangku kelas 3 SD, saya sakit demam dan pagi itu saya berharap ibu tidak berangkat kerja utk menemani saya di rumah. Tapi kenyataan berkata lain, karena kewajibannya beliau harus masuk kerja dan saya cukup puas di rumah dgn tetangga saya yg memang bekerja di rumah membantu ibu. Saat itu saya merasa sedih, nelongso kalau orang jawa bilang. Coba kalau ibu saya di rumah...

Saya dan kakak saya, bisa sampai segede ini, bisa kuliah dan sudah membangun rumah tangga sendiri2 tak lepas dari peran ibu bapak saya. Meskipun ibu saya bekerja, bapak saya bekerja dari pagi sampai malam (bapak saya pagi jadi guru sekolah tuna rungu, sore sampai malem harus standby di salon cukur rambut yg beliau rintis dgn sodara2nya dari masa bujang), tidak akan menjadikan mereka orang tua yg gagal dan tidak menjadikan kami anak2 yg gagal kalau boleh dibilang demikian. Sejatinya memang tiap orang tua itu sudah memberikan yg terbaik, tidak ada istilah gagal dalam parenting.

Ibu di rumah atau ibu bekerja, tidak utk dibandingkan karena pasti mereka memberi yg terbaik utk kehidupan anak-anak mereka. Pun dengan saya, mungkin karena saya terlahir dari seorang ibu bekerja, saya tahu rasanya menjadi anak seorang ibu bekerja. Saya tidak ingin anak saya merasakan kesedihan yg saya alami seperti diatas (meskipun itu hanya seper sejuta ewu ewu eket dari bagian hidup saya yg mostly adalah bahagia).
Pun dgn ibu yg tetap ingin bekerja demi kehidupan yg lebih baik utk anak-anaknya.

Kamis, 13 November 2014

No knead bread by Sangjin Ko

Pengen banget nyobain resep ini, kata orang2 di grup FB NCC rekomen buat yg males nguleni kayak saya hehehe... Saya copas resepnya dari file grup NCC.

No knead Bread By Sangjin Ko
by Itari Astari
by Kania Joenoes

Bahan :
susu 100ml
Air 120ml
Gula 30gr
Garam 4gr
Ragi instan 6gr
Tepung protein tinggi 260gr
Tepung protein rendah 40gr
Mentega cair 30gr

Cara membuat versi pertama :
Tuang susu dan air pada mangkuk, lalu masukan gula dan garam, aduk dengan sendok hingga mencair.
Taburkan ragi instan pd mangkuk, biarkan selama 5 menit. Jika ragi sudah tercampur dlm air, aduk dgn sendok hingga mencair. Lalu masukan tepung, aduk hingga membentuk adonan yg kenyal. Lalu masukan mentega cair dan aduk lagi hingga tercampur rata.
Tutup mangkuk dengan plastik, lalu letakan pada suhu ruangan 25-28c (sy meletakan mangkuk di atas magic com) fermentasikan hingga adonan menjadi 2x lipat.
Lalu adoan siap di bentuk sesuka hati. isi dengan keju dan coklat.
Diamkan adonan yg sdh di bentuk hingga adonan mengembang 2x lipat. Oleskan campuran kuning telur dan susu cair di atas adonan roti.
Siapkan oven yg sdh di panaskan lk 10 menit, masukan roti panggang dg suhu 200c lk 20 menit dg api bawah.
Cara membuat versi kedua :
perbedaan adalah di cara fermentasinya.setelah ditutup plastik, fermentasikan adonan hingga mengembang 3x lipat, kurang lebih 1 jam.
tanpa perlu dikempeskan, langsung pindahkan mangkok ke dalam kulkas, lalu simpan minimal 6 jam.
keluarkan dari kulkas, diamkan 15 menit, lalu bentuk sesuai selera diamkan kembali sekitar 15 menit.
lanjutkan seperti cara pada versi pertama.
variasi yang bisa dilakukan :
tambahkan kuning telur dalam adonan, dimasukkan sebelum mentega cair. 1 - 2 kuning telur per 1x resep di atas, hasil akan lebih gurih dan lembut.
tambahkan gula 2x lipat untuk rasa lebih manis. cocok dijadikan roti sobek.
ganti seluruh cairan dengan susu, jadi total cairan adalah 220 ml susu,tanpa perlu air lagi. hasil akan lebih lembut.

Adonan diatas saya jadikan 2 macam roti, Cinnamon roll dan Roti gulung abon.

Cinnamon roll :
Tipiskan 1/2 adonan roti diatas. Utk filling, campur gula palem bubuk, mentega beku, kayu manis bubuk, almond. Aduk2 dgn tangan hingga rata dan mentega jadi remah2. Taburkan filling lalu gulung spt bolu gulung kemudian potong2 dan tata diatas loyang. Oven sampai matang.

Roti gulung abon :
Tipiskan 1/2 adonan roti diatas sebesar ukuran loyang 20x20. Olesi atasnya dgn susu cair dan atau kuning telur. Taburi wijen dan nori/daun bawang. Oven selama 15 menit. Tunggu hingga agak dingin, lalu olesi mayones dan taburi abon sapi/ayam. Gulung dan potong2.

Sabtu, 08 November 2014

Matcha roll cake

Sabtu sore kemarin jalan2 ke carrefour ternyata lagi ada obral buku2 gramedia. Harga sekitar 10-30 ribu. Ah muraaah...ambil deh buku resep 2 sama buku si unyil 1. Buku resep 2 cm 20 ribu, buku ensiklopedi olahraga buat si unyil cm 30 rb. Malem dibaca tuh buku resepnya... ada 1 resep yg nyantol, kok bahannya gampil bgt ga pake bahan tambahan kimia jg... ah masa sih bisa bikin bolu gulung (bolgul) dgn bahan simpel dan ga rempong. Langsung lah minggu siang dicoba, apalagi pas bgt dari dulu pengen coba bikin bolgul (ternyata susah jg ngegulungnya jd retak2... gpp not bad buat first try *menghiburdiri hahahaa)

Buat pemula rekomen jg resep ini pake metode kocok telur yg di tim (halah opooo iki bahasa bakingnya) Dijamin berhasil! Tapi ya gituuu ngegulungnya harus berkali2 nyoba kayaknya wkwkwk...

Resep ada di foto dan bukunya jg beserta hasil bolgul amatir yg retak2 wkwkwk... (gimana sih cara pake app android blogger ini kok fotonya ga iso ditata siiihh...embuh wis! hehe...)

Jumat, 06 Juni 2014

Mi Ayam Jamur Homemade

Masih penasaran pengen bikin mi telor homemade, ternyata jadi bakulan mi ayam dengan harga seporsi Rp. 6000 ga sepadan dengan peluhnya hahahaaa... tapi yg penting puas dan bergizi klo kita bikin sendiri dari awal! Ini resepnya :

Mi telur wortel homemade
Bahan :
600 gr tepung terigu protein tinggi
2 sdm tepung sagu
2 butir telur bebek
1 sdt garam
1 buah wortel import diblender dgn 50ml air

Uleni semua bahan sapai rata, giling dgn penggiling mi dari ukuran paing besar sampai ke ukuran sedang. Kemudian potong bentuk pipih lebar atau bentuk mi kecil.

Pangsit Udang Goreng
Bahan kulit :
Adonan mi yg digiling tipis seperti kulit pangsit
Bahan isian :
250 gr udang, cincang kasar
1 siung bawang putih
1 sdm minyak wijen
2 sdm tepung maizena
garam, gula, merica

Aduk semua bahan isian, kemudan isi kulit pangsit dan lipat segitiga. Goreng hingga matang.

Minyak ayam
Bahan :
Kulit ayam
1 siung bawag putih cincang
1cm jahe cincang
Minyak sayur

Tumis bawang putih dan jahe, masukkan kulit ayam dan tumis hingga keluar minyaknya dan kulit jadi garing. Simpan minyak dalam wadah.

Topping ayam jamur :
250 gr ayam filet potong dadu
150 gr jamur kancing segar, iris tipis
5 siung bawang putih cincang
1 cm jahe cincang
3 sdm kecap manis
2 sdm kecap asin
1 sdm saos tiram
1 sdm minyak wijen
daun bawang
garam, gula, merica.

Tumis bawang putih, masukkan jahe dan ayam sampai keluar air. masukkan jamur kancing, kecap manis dan asin, saos tiram, garam gula merica. Tunggu sampai ayam matang lalu tambahkan minyak wijen dan daun bawang iris.

Kuah kaldu
Bahan :
Tulang ayam dan sisa daging
1 siung bawang putih, keprek
2 cm jahe, keprek
garam

Rebus semuanya hingga menjadi kaldu. Taruh di mangkok terpisah utk 1 porsi.

Tambahan :
Sawi rebus
Daun bawang iris
Bawang merah goreng
Sambal : rebus 1 siung bawang putih dan cabe lalu ulek.

Assembly :
Rebus mi hingga matang. Dalam mangkok masukkan 1 sdm minyak ayam dan mi, aduk hingga tercampur. Tambahkan topping ayam jamur dan sawi. Sajikan dgn pangsit udang goreng dan kuah kaldu serta sambal. Taburi bawang goreng dan daun bawang yg banyak. Siap disantap! Yummie....